Amir Uskara : Pengurus Inti PPP Diumumkan Saat Harlah Besok

Amir Uskara : Pengurus Inti PPP Diumumkan Saat Harlah Besok

Jakarta – Kepengurusan inti Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) baru sudah hampir rampung. Postur pengurus tampil lebih ramping dengan formasi 39 orang dari 146 pengurus sebelumnya. Kepengurusan periode 2021-2026 akan didominasi oleh kader-kader muda yang tangguh dan berintegritas.

“Insya Allah sore ini formasi pengurus baru dirampungkan, dan bila tidak ada aral melintang besok, Selasa (5/1) bersamaan acara Hari Lahir (Harlah)  PPP ke-47 pengurus inti akan diumumkan,” kata Wakil Ketua Umum demisioner PPP, Amir Uskara  , Senin (4/1).

Ia menyampaikan, pengurus PPP yang baru nanti tidak boleh merangkap jabatan dan tidak boleh maju sebagai calon legislatif.

Pengurus kata Amir, harus fokus mengurusi partai dengan kerja electoral, sehingga partai bisa lolos dari ambang batas perolehan suara dalam penghitungan kursi di parlemen 2024 dan membawa PPP kembali berjaya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal ini sesuai arahan Ketua Umum PPP terpilih, Suharso Monoarfa dalam Muktamar IX dengan tema ‘Merawat Persatuan Dengan Pembangunan di Makassar, secara virtual.

“Postur pengurus PPP tampil lebih ramping dengan formasi 39 orang. Posisi Wakil ketua umum akan dibatasi, ditambah struktur badan dan departemen. Tidak ada kader yang dibuang. Partai tetap mengakomodir semua kader yang mau kerja di dalam kepengurusan nanti,” tegas Amir yang juga tim formatur yang  menentukan susunan kepengurusan PPP periode 2020-2025.

Namun Amir belum bisa menyebutkan siapa calon Sekjen yang akan mendampingi ketua Umum nanti. Apakah Arwani Thomaf atau yang lain. Semua masih dibahas.

“Yang pasti pengurus inti PPP tampil lebih segar dan membawa semangat baru untuk bangkit kembali menjadi partai pemenang di 2024,” tandasnya.

Diketahui, Ketua Umum PPP terpilih Suharso Monoarfa menunjuk empat orang sebagai formatur yang akan menyusun pengurus struktur pengurus DPP PPP periode 2021-2026. Empat anggota formatur itu adalah Mardiono, Arsul Sani, Erma Lena dan Amir Uskara. RM