Pengurus PPP Temui Jokowi di Istana

Pengurus PPP Temui Jokowi di Istana

Jakarta  – Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Bandung berencana menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (12/1/2016) sore.

Dalam pertemuan itu akan dibahas mengenai wacana penyelenggaraan Muktamar islah bagi pengurus PPP hasil Muktamar Surabaya dan PPP hasil Muktamar Jakarta.

Ketua Majelis Pertimbangan PPP hasil Muktamar Bandung Zarkasih Noer menuturkan, inisiasi pertemuan ini berasal dari para petinggi PPP hasil Muktamar Bandung 2011.

Menurut rencana, Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya, M Romahurmuzy juga akan hadir dalam pertemuan itu.

“Dari Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, Majelis Pakar dan Mahkamah Partai (akan datang),” kata Zarkasih kepada Kompas.com.

Menurut dia, pasca dicabutnya Surat Keputusan Menkumham terhadap kepengursan Romahurmuzy, saat ini tidak ada satu pun pengurus PPP yang diakui negara.

Kondisi tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan mengingat dalam waktu dekat akan diselenggarakan kembali pilkada serentak.

Ia menambahkan, baik Romahurmuzy maupun Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz saat ini harus segera duduk bersama untuk membahas mengenai persoalan muktamar islah ini.

“Paling lambat bulan Februari setidaknya Muktamar islah sudah dilaksanakan. Penyelenggaranya gabungan,” kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pengurus PPP hasil Muktamar Bandung 2011 yang hadir di istana adalah Ketua Majelis Pertimbangan PPP Zarkasih Noer, Wakil Ketua Mahkamah Partai Mukhtar Aziz, Wakil Ketua Majelis Pakar Anwar Sanusi, Plt. Ketum Emron Pangkapi, Sekjen M Romahurmuzy, Ketua DPP Aunur Rofik.

Hadir pula mantan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Bachtariah Chamsyah dan lima anggota mahkamah partai lainnya.kmp