Persaingan Ketua Di Muscab PPP Blitar Sangat Terbuka

Persaingan Ketua Di Muscab PPP Blitar Sangat Terbuka

PPP- Blitar Tiga nama berpeluang menjadi Ketua DPC PPP Kota Blitar Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC ), Partai Persatuan Pembangunan (PPP ) Kota Blitar – Agus Zunaidi mengatakan, 3 nama yang menjadi perbincangan saat ini diantaranya Nuhan Eko Wahyudi, Rahmad Fauzy dan Agus Zunaidy ketiganya dinilai menjadi kader yang aktif memperjuangkan program partai dan keterwakilan mereka di Dewan.

Menurut Agus selain 3 nama itu PPP secara terbuka juga mempersilahkan tokoh atau pengusaha Kota Blitar yang ingin maju untuk bersaing di pemilihan tahun ini karena proses pemilihan tidak menggunakan voting tetapi langsung ditunjuk formatur terpilih saat mereka melakukan musyawarah sehingga pemilihan Ketua DPC PPP Kota Blitar kali ini lebih terbuka dan belum tentu 3 nama yang saat ini dijagokan bisa terpilih. Agus mengaku tahun ini DPC PPP Kota Blitar hanya akan melakukan pemilihan formatur melalui musyawarah dimana formatur itu berasal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah ( DPW ), Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Majelis dan Pengurus Anak Cabang (PAC). Sabtu 3 September 2016 pagi DPC PPP Kabupaten-Kota Blitar menggelar Musyawarah Cabang VIII untuk memilih formatur di satu diantara Hotel di jalan Melati Kota Blitar. sementara Muscab VIII DPC PPP Kabupaten-Kota Blitar hanya membahas 3 target. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jawa Timur – KH Musyafak Nur, saat membuka Muscab VIII DPC PPP Kabupaten-Kota Blitar di Hall GM mengatakan target pertama DPC PPP Kabupaten-Kota Blitar harus masuk dalam jajaran pimpinan anggota DPRD tidak satu dua atau tiga, tetapi harus diatas itu target kedua harus ada evaluasi dalam bentuk laporan pertanggungjawaban atas dasar kecintaaan partai tidak boleh ada rasa benci antar anggota partai dan target ketiga memilih formatur dari unsur Pimpinan Anak Cabang ( PAC ). Menurut Musyafak semua target itu harus bisa diselesaikan saat Muscab VIII DPC PPP Kabupaten-Kota Blitar kali ini sehingga kedepan beban DPC bisa berkurang dan semua urusan DPC menjelang masa pergantian pimpinan bisa dipertanggunghawabkan. ( mykra )