Dapat Nomor Urut 2, Yuhronur Efendi: Sesuai Simbol Kebesaran YesBro

Dapat Nomor Urut 2, Yuhronur Efendi: Sesuai Simbol Kebesaran YesBro

Seperti sebuah menerima keberuntungan dan tanda kemenangan. Pasangan Yuhronur Efendi – KH. Abdul Rouf (YesBro) mendapat nomor urut 2 dalam rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Lamongan di Gedung Sport Center, Kamis (24/9/2020), siang.

Pasalnya, nomor urut tersebut sesuai dengan simbol kebesaran yang selama ini digunakan pasangan YesBro untuk menyapa masyarakat, yakni jari jempol dan jari telunjuk yang bersatu membentuk simbol hati, atau juga bisa diartikan dua.

Sehari sebelum proses pengambilan nomor urut Yuhronur mengaku meminta doa dan sungkem kepada orang tuanya. Dan kemudian kedua orang tua mendokan agar ia mendapat nomor urut yang diridhai Allah. Setelah itu ia juga meminta doa restu kepada istri dan anak anaknya. Sama mereka juga mengatakan demikian, namun anaknya sempat mengucap berharap agar mendapat nomor urut 2.

“Makna dari angka dua ini adalah rangkaian tangan membentuk cinta yang selalu saya dan Pak Rouf kembangkan saat menyapa masyarakat dan dengan selalu mengedepankan cinta karena selalu menebarkan kasih sayang saat bersua dengan seluruh lapisan masyarakat. Dengan cinta ini pula kedamaian dan suasana ayem tentrem dapat terwujud,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan 2012 – 2020 ini.

Sebelum secara resmi ditetapkan menjadi paslon oleh KPU Lamongan. Pasangan YesBro menggelar konsolidasi partai pengusung di 5 Daerah Pemilihan atau Dapil, di 6 lokasi yang berbeda, dan setiap lokasi selalu penuh yang hadir.

“Semoga apa yang menjadi ikhtiar kami berdua untuk mewujudkan kejayaan Kabupaten Lamongan mendapat ridha dan bimbingan Allah. Sehingga kita dapat menjadi pemenang dalam Pilkada 9 Desember mendatang,” pungkasnya

Seperti diketahui, pasangan YesBro diusung oleh tiga partai politik yang ada di DPRD Lamongan, yaitu Partai Demokrat, PAN, Golkar, Gerindra, PPP, Perindo dan Hanura. Selain itu juga mendapat dukungan dari partai non parlemen seperti PKS, Gelora, Garuda dan PKPI.