DPW PPP Jatim Peduli Banjir Di Jombang Memberi Bantuan Sembako Dan Obat Obatan

DPW PPP Jatim Peduli Banjir Di Jombang Memberi Bantuan Sembako Dan Obat Obatan

pppjatim – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Jawa Timur, Jumat (12/2) pagi, mendatangi korban banjir di 6 desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo. Kedatangan DPW PPP Jatim tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap para sesama.

Dengan dikomandoi langsung oleh Drs H.M Musyaffa’ Noer, selaku Ketua DPW PPP Jatim ini, sekaligus memberikan bantuan kepada korban banjir. Bentuk bantuan berupa paket sembako dan obat obatan.

Bantuan tersebut disalurkan secara langsung, kepada para korban yang didampingi oleh pengurus DPC PPP Kabupaten Jombang, yang berada di Dusun Pucanganom, Desa Pucangsimo.

“Kami dari keluarga besar DPW PPP Jawa Timur, ikut prihatin terhadap musibah yang menimpa masyarakat sini, baik musibah banjir atau musibah yang lainnya,” ujar Musyaffa’, pada sejumlah jurnalis.

Ia berharap agar musibah banjir ini tidak terulang kembali, agar masyarakat terdampak banjir bisa segera beraktifitas kembali seperti semula.

“Kita dengan rombongan PPP Jatim, sekedar membawa bantuan, yang paling tidak bisa meringankan beban dari masyarakat sini,” ucapnya.

Musyaffa’ mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar musibah banjir ini segera berlalu.

“Barangkali ini warning, peringatan dari Allah, makanya harus banyak berdoa agar banjir tidak terulang kembali,” imbuhnya.

Banjir di Bandarkedungmulyo ini, merupakan tanggung jawab bersama semua elemen lapisan masyarakat. Termasuk pemerintah Provinsi Jatim, maupun pemerintah pusat.

“Kepada masyarakat, pemerintah, atau elemen lembaga apapun ikut peduli terhadap musibah ini. Sekalipun banjir sudah surut, bantuan pasca banjir ini juga sangat diperlukan oleh masyarakat,” terang Musyaffa’.

Penanganan banjir jangka panjang perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah Provinsi maupun pemerintah pusat.

“Perlu penanganan serius, baik dari provinsi, kabupaten maupun pusat. Yaitu normalisasi kali, pembangunan plengsengan, maupun pembangunan bangunan yang rusak akibat banjir, mulai jalan, jembatan, segera diperbaiki kembali, supaya masyarakat tidak trauma terhadap peristiwa ini,” pungkasnya. (jmbtv)