PPP Jatim – Surabaya– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Cabang X (Muscab 10 ) di Hotel Dafam Pacific Caesar Surabaya,Sabtu (4/18/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah perjuangan partai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Muhaimin,SH.MM Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya dalam sambutannya,memyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia menegaskan bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) ini menjadi momemtum penting untuk memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat bawah.
“Melalui kebersamaam dan sinergi pengurus serta kader,kami berharap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Muhaimin juga menargetkan peningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang. Saat ini,Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya memiliki tiga kursi di DPRD,namun optimis untuk meningkatkan jumlah tersebut terus digaungkan.
“Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak,kami optimis Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bisa meningkatkan perolehan kursi,bahkan menjadi kekuatan politik yang lebih besar di surabaya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut,ia juga berharap Musyawarah Cabang (Muscab) dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis bagi kemajuan partai ke depan.
“Kami mohon doa restu para kiai dan seluruh tamu undangan agar kegiatan ini berjalan sukses dan membawa keberkahan bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta masyarakat kota Surabaya,” pungkasnya.
Sementara itu,Wakil Ketua Bidang OKK Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur, H. Nur Hasan, S.Pd.I., M.Si, mengatakan Musyawarah Cabang (Muscab) Kota Surabaya merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar di Tuban. Ia menegaskan, forum ini harus mampu menyatukan persepsi seluruh kader.
“Sebagaimana arahan Ketua Umum, Musyawarah Wilayah (Muswil) maupun Musyawarah Cabang (Muscab) harus menjadi momentum menyatukan niat dan persepsi untuk menggelorakan semangat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali ke Senayan. Perbedaan pendapat harus dihindari,” ujarnya.
Menurutnya, Musyawarah Cabang (Muscab) juga harus menghasilkan kesepahaman dalam mendukung kepemimpinan partai, baik di tingkat pusat maupun wilayah.
“Harus satu pendapat bahwa Ketua Umum adalah Bapak H. Muhammad Mardiono dan Ketua DPW PPP Jawa Timur adalah Pak Arif Winarno,” tegasnya.
Terkait pemilihan ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya, Nur Hasan berharap figur yang terpilih mampu memenuhi sejumlah persyaratan penting, terutama dalam menghadapi verifikasi faktual sesuai ketentuan PKPU Nomor 4 Tahun 2022.
“Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini belum berada di Senayan, sehingga harus melalui verifikasi faktual. Ketua terpilih harus mampu memastikan hal tersebut terpenuhi,” jelasnya.
Selain itu, ia menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kota Surabaya.
“Saat ini kita memiliki tiga kursi. Harapannya bisa bertambah, bahkan minimal dapat membentuk satu fraksi. Itu menjadi target prioritas,” katanya.
Nur Hasan juga menekankan pentingnya perubahan strategi partai agar lebih terbuka dan inklusif.
“Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak boleh menjadi partai eksklusif. Semua elemen harus dirangkul tanpa melihat latar belakang. Kita juga harus menyesuaikan diri dengan sistem politik saat ini,” ungkapnya.
Ia turut menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan eksistensi partai di tengah masyarakat.
“Media sosial sangat penting. Jangan sampai setiap hari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak dibicarakan, terutama oleh ibu-ibu dan generasi muda,” pungkasnya. (infodis)

