PPP Kabupaten Jember Tidak Mau Bupati yang Suka ‘Berantem’

PPP Kabupaten Jember Tidak Mau Bupati yang Suka ‘Berantem’

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengumpulkan para bakal calon Bupati Jember untuk memaparkan visi misi sebagai bagian dari proses penjaringan, pada Minggu (12/1/2020).

Ada 11 orang Bacabup hadir dalam forum yang dibarengi dengan acara Rapat Kerja Cabang Khusus PPP Jember itu.

Mereka diantara: Hendy Siswanto, Rasyid Zakaria, Badri Hamidi, Muhaimin, Zulkifli, Muhamad Khozin, Zulkifli, Joko Susanto, Dwi Arya Nugraha Oktavianti, Abdussalam, dan Madini Farouq.

Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur, KH Tohir saat membuka acara menyampaikan, seorang diantara Bacabup yang akan direkom untuk maju di Pemilukada Jember 2020.

Dia mengisyaratkan, salah satu kriteria figur yang diinginkan PPP adalah pemimpin yang bijaksana.

“Bukan yang selalu berantem, ribut terus sehingga kepentingan umum dirugikan,” tuturnya implisit.

Semakin jelas secara eksplisit pesan tersebut tatkala disampaikan Ketua Desk Pemilukada PPP Jawa Timur, Abdul Rosyid.

“Maksudnya, janganlah seperti yang kemarin petahana. Tidak memberi manfaat justru masalah. Sampai muncul interpelasi, angket dan APBD terlambat,” tegasnya.

Persyaratan mutlak bagi kandidat PPP, lanjut Rosyid adalah komitmen ideologis.

“Islam yang ahlussunah wal jamaah, dan nasionalis pancasilais, tidak kekiri tidak kekanan,” katanya.

Diperkirakan, rekomendasi pencalonan akan muncul pada Maret 2020 untuk menentukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jember.

“Setelah kita punya koalisi yang cukup untuk mendaftarkan pasangan calon. Minimal kurang 5 kursi lagi,” ungkap Rosyid.

Dari pantauan, seluruh Bacabup mengerahkan sejumlah timnya untuk meramaikan suasana. Bahkan, diantaranya sudah mengenakan kaos bergambar dan bertuliskan nama jagoannya masing-masing.

Sumber: Suarajatimpost