Safari Politik PPP Pamekasan Berlanjut ke Muhammadiyah dan SI

Safari Politik PPP Pamekasan Berlanjut ke Muhammadiyah dan SI

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, melanjutkan agenda safari politik bersama Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah dan Pengurus Cabang (PC) Syarikat Islam (SI) di wilayah setempat, Kamis (7/1/2021).

Agenda safari politik tersebut dilakukan dalam rangka momentum Harlah Ke-48 partai politik (parpol) berlogo Kabah, sekaligus sebagai upaya parpol untuk selalu mendekatkan diri bersama para tokoh dan ulama sesuai visi misi partai.

Terlebih sebelumnya, Selasa (5/1/2021), jajaran petinggi parpol yang memiliki slogan ‘Rumah Umat Islam’ juga melakukan hal serupa dengan berkunjung ke kediaman Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim di Kompleks Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan.

“Silaturrahmi ini dalam rangka silaturrahmi yang kami kemas dengan agenda safari politik bersamaan dengan momentum Harlah Ke-48 PPP, sekaligus lanjutan dari silaturrahmi pertama ke kediaman Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim,” kata Ketua DPC PPP Pamekasan, Halili Yasin.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya mendapat beragam masukan dan saran dari jajaran pengurus organisasi massa berpengaruh. Salah satunya dari PD Muhammadiyah yang menginginkan agar PPP selalu konsisten berjuang demi umat.

“Dalam kesempatan tadi, ada respon dan masukan dari pengurus Muhammadiyah Pamekasan. Sebagai salah satu partai besar di Pamekasan, PPP Pamekasan diminta agar selalu menyuarakan amar ma’ruf nahi munkar, termasuk menyuarakan beberapa persolan yang ada di Pamekasan,” ungkapnya.

Disinggung soal pembahasan beragam persoalan di Pamekasan, Halili mencontohkan persoalan yang dinilai tidak sesuai dengan jargon Gerbang Salam. “Selama ini Pamekasan dinilai sering terjadi pelanggaran semisal kasus Wiraraja (Resto dan Cafe), termasuk juga keberadaan KCM,” jelasnya.

“Termasuk juga usulan dari Muhammadiyah tentang dana hibah bagi Ormas atau parpol yang harus segera dikoordinasikan secara bijaksana bersama para stakeholders terkait. Serta beberapa masukan lain yang berhubungan dengan keumatan dan kebangsaan,” sambung Halili Yasin.

Selain itu pihaknya juga mengajak seluruh elemen kader untuk selalu solid sekaligus komitmen memperjuangkan cita-cita partai. “Melalui momemtum ini kami berharap agar kita semua khususnya para kader dapat merealisasikan cita-cita partai sesuai dengan tema yang kita angkat; ‘PPP Berkhikmad dalam Pembangunan Masyarakat’,” ajaknya.

“Dari itu, sekalipun saat ini bersamaan dengan pandemi Covid-19, semngat kita tidak boleh kendor untuk selalu merealisasikan cita-cita pembangunan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di kabupaten Pamekasan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, beragam rangkaian agenda lainnya juga akan dilakukan hingga lima hari kedepan secara maraton. Selain safari politik ke berbagai ormas dan Pelantikan Srikandi PPP Pamekasan, Rabu (6/1/2021), santunan anak yatim juga akan dilaksanakan, Jumat (8/1/2021), serta sunatan massal dan pengobatan gratis, Sabtu (9/1/2021).

Harlah PPP ke 48, DPC PPP Ziarah Bersama ke Makam KH Bisri Syansuri, Pencetus Lambang Ka’bah

Harlah PPP ke 48, DPC PPP Ziarah Bersama ke Makam KH Bisri Syansuri, Pencetus Lambang Ka’bah

Peringati Harlah ke 48 PPP (Partai Persatuan Pembangunan) berziarah ke Makam Ulama dan Tokoh Bangsa. Ziarah tersebut dilakukan untuk meneladani perjuangan para pendahulu, Sabtu (09/01/2021).

Para pengurus partai berlambang Ka’bah di Jombang ini berziarah ke Makam Tokoh Pendiri dan Penggerak Nahdlatul Ulama KH Wahab Chasbulloh dan Tokoh PPP KH Bisri Syansuri yang juga Pendiri Pesantren Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang.

Menurut Ketua DPC PPP, HJ Mundjidah Wahab Kiai Bisri merupakan salah satu pendiri PPP dan pencetus lambang Ka’bah di Tahun 1973 waktu itu.

Dalam perjalanan politik, sebenarnya PPP ini dilahirkan oleh peran Ulama dan Tokoh – Tokoh Nahdlatul Ulama. Diantaranya KH Idham Chalid, dan KH Bisry Syansuri. Beliau merupakan FUSI dari unsur Nahdlatul Ulama. Fusi partai partai islam, termasuk prtai Nahdlatul Ulama

KH. Bisri Syansuri adalah seseorang ulama besar sekaligus pendiri pondok pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang yang disegani semasa hidupnya.

Disamping seorang tokoh ulama dan pemimpin pondok pesantrennya, beliau juga seorang tokoh yang berpengaruh dalam perkembangan organisasi Islam dan Politik yaitu Nahdlatul Ulama dan Parta Persatuan Pembangunan (PPP).

KH. Bisri pernah menduduki jabatan Rais ’Aam (Ketua umum) Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Rais ’Aam Majelis Syuro Partai Persatuan Pembangunan yang saat itu menjadi partai Islam. Kedua jabatan tersebut diduduku sampai KH. Bisri Syansuri wafat pada tahun 1980.

Alhamdulillah, PPP sudah berusia 48 tahun, sebuah usia yang cukup matang dalam kancah perpolitikan. Sebagai partai islam yang didirikan para ulama, PPP akan bersama-sama terus bersatu membangun bangsa dan di barisan para ulama membangun persatuan mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tutur Hj Mundjidah Wahab.

Adapun rangkaian kegiatan, Harlah PPP ke 48 di kantor DPC PPP Jombang jalan Brigjen Katamso Pulo, diisi doa bersama dan istighosah. Diawali terlebih dahulu berziarah ke makam para tokoh pendiri bangsa dan Ulama, KH Wahab Chasbulloh dan KH Bisri Syansuri.

Sejumlah fungsionaris PPP Jombang dan juga anggota DPRD, DPD Jatim Shilahudin Ahmad, dan DPR RI Dapil VIII Ema Ummiyatul Chusna melakukan ziarah ke makam yang bertujuan mengenang jasa dan meneladani jejak perjuangan Tokoh bangsa.

Sebagaimana diketahui, PPP didirikan pada 5 Januari 1973, dan merupakan gabungan dari 4 Partai Keagamaan yaitu Partai Nahdlatul Ulama (PNU), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah, dan Parmusi.

KanalIndonesia

Harlah ke-48, PPP Jatim: Momen Untuk Bangkit dan Menang di Pemilu

Harlah ke-48, PPP Jatim: Momen Untuk Bangkit dan Menang di Pemilu

DPW PPP Jawa Timur menggelar harlah ke-48 partai berlambang Ka’bah. Dalam harlah ke-48 ini, PPP Jatim mengambil tema ‘Merawat Persatuan dengan Pembangunan’.

“Hari ini harlah ke-48. Dan DPW PPP Jatim menggelar acara ini sebagai momen PPP bangkit. Merawat persatuan dengan pembangunan. Setiap tahun rutin kita gelar. Kali ini dengan menerapkan protokol kesehatan dan terbatas,” ujar Musyaffa di Kantor DPW PPP Jatim, Selasa (5/1/2021).

Perayaan harlah PPP ke-48 kali ini, lanjut Musyaffa’ juga ditandai dengan peresmian Aula Hajar Aswad. Aula ini berada di dalam Kantor DPW PPP Jatim.

“Hari ini merupakan harlah ke-48 PPP. Kebetulan di Jatim, bersamaan dengan harlah partai, kita meresmikan aula hajar aswad. Kita rawat persatuan dengan pembangunan,” tandasnya.

Tak lupa Musyaffa’ juga menceritakan sejarah PPP. Di mana partai berlambang ka’bah ini dibentuk pada tahun 1973 oleh 4 fusi yaitu NU, Perti, SI, Parmusi. “Lambang ka’bah adalah hasil Istiqaroh KH Bisri Samsuri,” imbuhnya.

Sekretaris DPW PPP Jatim, Norman Zein Nahdi menegaskan, harlah ini sebagai ajang PPP bangkit dan menang di Pemilu 2024.

“Ini ajang silaturahmi juga untuk pengurus. PPP sudah punya ketua umum yang baru, kita optimis menatap agenda-agenda politik ke depan, bahwa PPP bangkit dan insyaallah menang di pemilu 2024,” terangnya.

Ketua Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Jatim, Ririn Muktamiroh Cholil mengatakan harlah ini diharapkan menjadi titik balik PPP khususnya di Jatim akan bangkit.

“Tentu harlah ini simbol semangat kita. Dengan 30 persen perempuan di pengurus partai, kita yakin PPP ke depan akan bangkit dan memenuhi target dari Pak Ketua Umum yakni menang pemilu 2024,” tandasnya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPW PPP Jatim, Imam Thohir berharap di harlah PPP ke-48 ini, PPP bisa diterima di seluruh lapisan masyarakat.

“Setiap 5 Januari pasti tasyakuran dalam rangka Milad ini. Tentu kita berharap, posisi PPP di negeri ini semakin diterima di seluruh lapisan masyarakat. Juga berharap bisa menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa ini,” tegasnya.

Harlah ke – 48, Musyaffa’ Noer Resmikan Gedung Hajar Aswad

Harlah ke – 48, Musyaffa’ Noer Resmikan Gedung Hajar Aswad

Surabaya  – Bertepatan dengan Harlah ke – 48 PPP , Ketua DPW PPP Jatim Drs. H. Musyaffa Noer MM MSi, Selasa (5/1) meresmikan Aula Hajar Aswad. Peresmian Aula Hajar Aswad yang juga berfungsi sebagai gedung serbaguna seperti pertemuan, seminar, wedding, dan kegiatan teman PPP se Jawatimur, dibangun murni dari kader PPP se Jatim.

Dalam sambutannya dijelaskan, sebagai ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Jawa Timur mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan , masyarakat dan kader PPP Jawatimur atas partispasinya. Serta semua pihak terutama kader PPP sehingga terbangunnya Aula Hajar Aswad ini. Semoga gedung ini dapat bermanfaat sebaik baiknya bagi kader PPP. “ Saya juga menawarkan pengurus harian DPW Jatim yang mau menikah disini biaya gratis ditanggung partai,” klakar Musyaffa’

”Harlah ke-48 ini sebagai harapan DPW PPP Jatim untuk bangkit menuju kemenangan pada pemilu tahun 2024 . Kami berharap kita mampu merawat persatuan dengan pembangunan. Tahun ini harlah digelar dengan menerapkan protokol kesehatan dan terbatas,” papar Musyaffa’ Noer.

Menurut Norhadi SPd MM wakil Ketua DPW PPP Jatim bidang Komunikasi  , setiap tahun partai rutin menyelenggarakan harlah. Harlah kali ini juga menjadi momen untuk PPP untuk membangun persatuan kader PPP. Bahkan menyatukan empat Fusi untuk membesarkan PPP.

Dijelaskannya, Selain itu acara harlah ke-48 PPP di dimulai dengan khotmil quran, Istighotsah,  pembacaan sholawat, santunan anak yatim. Dalam perayaan harlah tahun ini mengambil tema “Merawat Persatuan dengan Pembangunan”.

“Gedung serbaguna diberi nama Aula Hajar Aswad karena PPP berlambang Kabah dan  disampinngya kabah ada batu bernama Hajar Aswad, “ katanya. “Semoga PPP kedepan menjadi tujuan umat islam Indonesia dalam menyalurkan aspirasi politiknya,” tambahnya.

“Aula ini diresmikan ditandai  pemotongan pita dan penandatangan prasasti , dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng disaksikan bersama seluruh pengurus harian DPW PPP Jatim,” ungkap Norhadi.

Peresmian yang berlangsung meriah, turut dihadiri unsur Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Jatim, Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jatim, GMPI Jatim  dan AMK Jatim , serta sejumlah pengurus DPC PPP Surabaya, Sidoarjo dan sesepuh PPP Jatim,  tokoh agama, tokoh masyarakat , serta dimeriahkan sholawat Al Banjari.

Cak Nor biasa disapa menyebutkan, pembangunan Aula Hajar Aswad ini menggunakan dana murni kader PPP Jatim, di atas tanah kurang lebih seluas 300 m2 dan terdiri dari dua lantai serta fasilitas pendukung lainnya, didalam area kantor DPW PPP Jatim . “Gedung ini memiliki daya tampung ideal sebanyak 300 orang dengan biaya pembangunan seluruhnya kurang lebih Rp 2 miliar ,” katanya.

“Tentulah peresmian gedung ini bukan sekedar acara seremoni tanpa makna, akan tetapi marilah gedung megah ini  jadikan momentum sebagai upaya bersama di dalam meningkatkan motivasi kader PPP terhadap pelayanan umat dan pemanfaatan gedung ini dengan maksimal serta memeliharanya dengan baik pula,” pungkas Cak Nor. dowi